31 Agu 2009

Samsung Star Lampaui Penjualan 5 Juta Unit


Samsung Electornics Co.Ltd. pada 27 Agustus lalu mengumumkan bahwa penjualan salah produknya, Samsung Star, ponsel layar sentuh telah melampaui 5 juta unit bulan ini. Star (nomor model S5230 – di Indonesia menjadi seri S5233), yang diluncurkan bulan Mei, adalah model tercepat yang mencapai puncaknya dalam sejarah Samsung.

Diluncurkan pertama kali di Eropa, satu juta peranti layar sentuh ini telah terjual dalam waktu satu setengah bulan, setelah itu perusahaan memperluas usaha penjualannya untuk mencakup pasar CIS, Asia Tenggara dan Barat daya, Afrika Timur Tengah, Cina, dan Amerika Tengah.

Lebih dari 700.000 unit Star terjual pada bulan Mei dan lebih dari 900.000 di bulan Juni. Penjualan bulanan pada Juli dan Agustus masing-masing adalah 1,6 juta dan 1,8 juta. Berdasarkan pengamatan saat ini, Samsung memproyeksikan total penjualan secara kumulatif dapat mencapai 10 juta secara global pada bulan November. 

"Kami sangat senang atas keberhasilan ini," ungkap Young-hee Lee, Vice President of Marketing, Mobile Communications Division, Samsung Electronics. "Kami melihat permintaan untuk ponsel layar sentuh semakin meningkat dan kami akan terus menawarkan konsumen beragam produk, melalui dukungan kampanye pemasaran yang unik." 

Star telah terjual dengan baik di Eropa, dimana Samsung berhasil menjual lebih dari 2,8 juta unit, dengan daftar penjualan teratas di pasar utama seperti Perancis, Inggris, Belanda, dan Italia.

Star diluncurkan sebagai ponsel dengan harga terjangkau, menarik perhatian kaum muda dengan kerampingannya 11,9 mm dan layar sentuh WQVGA 3 inci. Ponsel ini juga menawarkan fitur-fitur berteknologi terdepan seperti teknologi suara Samsung berkualitas tinggi, DNSe, serta kamera yang memungkinkan ‘SmileShot’ dan ‘Bluetooth’ v2.1. Keberhasilan Star secara global merupakan kontribusi desainnya yang manis, UI yang interaktif dan user-friendly serta harga yang wajar.

Untuk mendorong penjualan, Samsung juga meluncurkan program pemasaran secara aktif di pasar negara berkembang dimana ponsel ini tengah dipasarkan, melalui kegiatan yang disesuaikan dengan tren tertentu di negara-negara tersebut, seperti kegiatan pengalaman Samsung Mobile Live dan pemasaran luar ruang. 




Tidak ada komentar: