27 Nov 2008

Alasan Luna Maya diganti Simpanse


















Luna Maya sudah identik dengan berbagai promo iklan dari XL, tapi kini sosok artis cantik ini sudah jarang terlihat dalam promo XL, sebagai gantinya ada sosok simpanse. Saya sendiri tidak tahu jelas alasan mengapa XL memilih simpanse sebagai ikon promonya. Sekedar bahan joke, pagi ini saya dapat postingan dari milis Cyber Community. Menurut versi Cyber Community alasan Luna Maya diganti simpanse adalah :

1. Masa kontrak Luna sudah habis, mau diperpanjang Ia minta honor dua kali lipat.

2. Kontrak dengan simpanse unlimited, bikin ijin mungkin hanya perlu saat masuk kebun Binatang Ragunan saja.

3. Dengan model Luna, pemasukan XL nggak balance. Tarif sesama XL gratis, sedang honor Luna 1 bulan lebih dari 1 milyar. Sebaliknya honor simpanse cukup dengan satu tandan pisang...hehehehe..

4. Bila ingin promo keliling XL harus menyesuaikan jadwal Luna yang super sibuk, sementara bila modelnya Simpanse bisa kapan saja diajak promo.

25 Nov 2008

Alarm Parameter via GPS














Guna alarm tak sekedar untuk membangunkan tidur. Berkat GPS (Global Positioning System), alarm di ponsel bisa dirancang sebagai pengingat berdasar pada parameter jarak.



Fungsi alarm di ponsel cukup berkembang pesat, kegunaannya tak semata untuk membangunkan waktu tidur Anda, tapi sudah lebih jauh. Contohnya seperti Anchor Alert, yakni software alarm yang memanfaatkan akses GPS. Anchor Alert tidak menjalankan fungsi alarm seperti pada umumnya, melainkan alarm pointing terhadap suatu lokasi. Prinsip kerjanya seperti kapal yang buang jangkar (anchor), kemudian ditentukan jarak parameter. Nah, bila ponsel bergerak keluar dari parameter, otomatis alarm berbunyi keras. Software alarm ini bermanfaat untuk monitoring pergerakan ponsel dalam sebuah parameter. Semisal untuk mengingatkan aktivitas bermain anak-anak agar tak keluar dari area yang Anda tentukan.

1.
Diperlukan kode registrasi untuk menjalankan software ini, tapi lebih baik klik ’continue’ untuk mencoba gratis software selama 7 hari.










2.
Tampilan awal Anchor Alert, berupa lingkaran parameter yang akan memantau gerakan ponsel. Klik ’start’ untuk memulai pointing.










3.
Setelah sinyal GPS terdeteksi dengan baik, dibawah lingkaran akan muncul kode titik lokasi GPS awal, berupa latitude dan longitude.










4.
Jarak parameter bisa di set sesuai kebutuhan lewat ’alarm distance’. Sekaligus bisa di set kekuatan bunyi alarm.










5.
Waktu track alarm bisa di set dengan rentang waktu sesuka kita. GPS bisa dipilih via bluetooth GPS, assisted GPS, integrated GPS dan network based.









6.
Saya menjajal dengan integrated GPS di Nokia 6110, dimana fungsi ponsel pada posisi offline. Nampak pergerakan ponsel di dalam lingkaran (22,7 meter dari pin poin awal)









7.
Bila ponsel bergerak melebihi parameter, otomatis akan muncul ikon ’distance exceeded’. Alarm pun akan berbunyi keras. Software ini bisa berjalan multi tasking.









8.
Agar lebih optimal, ketahui dulu status satelit pada menu navigator (GPS data). Label indikator berwarna hitam menandakkan sinyal GPS bagus.










Sumber : www.viking.tm
Besar File : 185 KB SIS
Harga : US$ 11,95 / trial 7 hari
Ponsel Pendukung : Ponsel symbian series60 third edition yang dilengkapi GPS

(Ags08)

24 Nov 2008

Monitor Lalu Lintas via GPS Phone
















Lewat kehandalan GPS (Global Positioning System), kini ponsel bisa diberdayakan untuk memonitor lalu lintas. Cara kerjanya cepat dan tak membutuhkan perangkat tambahan.


Hadirnya teknologi GPS di ponsel banyak membawa pengaruh pada dunia multimedia. Bila dicermati, beragam solusi bisa dicetuskan dengan pemanfaatan GPS di ponsel. Seperti pada 8 Februari lalu, Ponsel GPS berhasil diujicoba untuk memonitor lalu lintas kendaraan di jalan raya. Inovasi ini dilatarbelakangi keinginan CCIT (California Centre for Innovative Transportation) untuk mengembangkan solusi alternatif untuk memonitor kepadatan trafik lalu lintas, terutama dengan mengoptimalkan teknologi GPS. Langkah ujicoba ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, seperti Nokia, Caltrans dan University of California, Berkeley.













Ilustrasi jalur trafik dalam Google Earth saat proses pengumpulan data GPS di mobil yang berjalan.


Bagaimana unjuk kerja teknologi ini? Setiap pengendara mobil yang ikut uji ini dibekali ponsel Nokia N95 dengan built in GPS. Nah, saat mobil berjalan di rute yang ditentukan, ponsel akan mengirimkan informasi data kecepatan dan posisi mobil per 3 detik ke server secara wireless dalam proses real time. Info kecepatan dan posisi kendaraan di dapat dari GPS, sedang pengiriman data ke server memanfaatkan akses jaringan selular seperti 3G atau HSDPA (High Speed Downlink Packet Access).




















Dalam ujicoba tak tanggung-tanggung diikuti oleh 100 mobil, dimana pesertanya adalah mahasiswa dari University of California. Rute yang dipilih yakni jalur I-800 antara Hayward dan Fremont di California. Jarak ujicoba ini adalah 10 mil atau sekitar 16 kilometer. Terlebih dahulu ponsel di set khusus untuk otomatis terkoneksi secara berkala ke server. Data yang ada di server kemudian diolah untuk mendapatkan perpaduan algoritma tentang aliran trafik lalu lintas, estimasi kecepatan kendaraan di jalan dan tentunya kenaikan trafik lalu lintas.

Bagaimana dengan soal akurasi? GPS dalam beberapa kondisi bisa berlaku kurang akurat. Apalagi proses solusi ini mempunyai jeda waktu per 3 detik. “Dalam ujicoba data lokasi GPS mempunyai akurasi rata-rata 10 meter / 3 mph (miles per hours), dimana 1 mil sama dengan 1600 meter. Walau masih harus dikembangkan lebih lanjut, pemanfaatan teknologi ini dipandang berpotensi besar untuk mewujudkan Intelligent Transportation System”, ujar Alexander M. Bayen, Profesor di Departemen of Civil and Environmental Engineering University of California.

Selama ini untuk memonitor lalu lintas, pihak transportasi di California sudah memanfaatkan sensor tetap berupa kamera dan loop detektor, bahkan di lokasi spesifik ditanamkan sensor FasTrack atau EZ pass transponders. Untuk menyukseskan ujicoba, pihak CCIT memberikan iming-iming US$ 250 dan bluetooth headset per peserta. Secara teori, ujicoba ini cukup menarik, namun belum tentu pada tahap pelaksanaannya. Bukan persoalan mudah untuk ”mewajibkan” pengguna ponsel untuk terus mengaktifkan fungsi GPS di jalan raya, apalagi dibutuhkan setting koneksi khusus untuk solusi ini.


(Jul08)

20 Nov 2008

Aksi Darurat via Kooordinat GPS














Setiap konsol GPS (Global Positioning System) dibekali kemampuan memperoleh koordinat. Begitu pun dengan A-GPS di ponsel. Dikala darurat, koordinat bisa menjadi penyelamat Anda

Siapapun tentu tak ingin tersesat dalam sebuah perjalanan, apalagi jika tersesat di daerah jarak penduduk. Hal ini pernah dialami oleh Silva Diana (35 tahun), seorang wisatawan domestik yang pada pertengahan tahun lalu sempat salah arah dan tersesat di obyek wisata Gunung Gede Pangrango – Jawa Barat. Tersesat di hutan tentu menakutkan dan menimbulkan stress. Padahal menurut Silva di area tempat Ia berpijak masih tertangkap sinyal operator selular. Ia pun sudah berusaha menelpon kerabat untuk minta pertolongan lebih lanjut. Tapi toh tetap sulit untuk memandu keluar Silva bersama rekannya.

Seiring dengan perluasan jangkauan operator, kini beberapa lokasi pendakian yang populer di Tanah Air sudah dipancangkan tiang antena BTS (base tranceiver station), walau umumnya jangkauan sangat terbatas akibat sifat kontur alam. Nah, mungkin lain cerita apabila Silva telah menggunakan fasilitas A-GPS yang kini banyak ditanamkan di ponsel pintar. Berikut panduan memanfaatkan koordinat A (assisted)-GPS di ponsel Nokia N82.

1.
Gunakan fitur GPS data, fitur ini terdapat di dalam menu connectivity.







2.
Deretan menu GPS data yakni navigation, position dan trip distance. Klik menu position.







3.
Otomatis fungsi position akan aktif, ditandai dengan informasi ’searching for GPS satellites’.







4.
Muncul rangkaian posisi koordinat GPS. Data yang terpenting mencakup latitude, longitude, akurasi dan altitude (ketinggian).







5.
Akurasi GPS yang baik juga ditentukan oleh kondisi penerimaan sinyal GPS. Cek pada menu satellite status, warna hitam menggambarkan kekuatan sinyal GPS.






6.
Ada opsi untuk save position, tapi tidak ada opsi untuk pengiriman langsung via SMS. Gunakan navigasi kompas untuk bergerak ke sebuah tujuan.






7.
Ketik koordinat latitude dan longitude lewat SMS. Pengiriman via SMS lebih praktis dan relatif cepat terkirim.










8.
Data koordinat yang diterima, bisa disampaikan ke tim SAR, bahkan presisi koordinat bisa dilihat lewat situs Google Earth.






(Jul08)