29 Agu 2008

Virtual Contact Center












Lebih Nyaman Tetap Terkendali


Era internet protocol membawa manfaat pada konsep contact center, lewat pola virtual operator bisa menghemat investasi. Tenaga contact center pun bisa bekerja lebih nyaman tapi tetap terkendali.

Adalah suatu kewajiban bagi operator untuk menyediakan jalur contact center yang memadai. Performa contact center secara langsung bisa berimbas pada citra layanan operator secara luas. Coba perhatikan, hampir setiap minggu di sebagian surat kabar, tak pernah absen aneka keluhan seputar pelayanan contact center di kolom surat pembaca. Isi keluhan beragam, mulai dari uneg-uneg soal jaringan, fitur yang macet, komplain tagihan hingga sulitnya akses pangaduan ke contact center.

Bukan perkara mudah bagi setiap operator menentukan strategi gelar contact center. Operator yang berijin fixed wireless access punya konsep lebih sederhana dari operator yang berijin selular dengan cakupan nasional. Kemudian tak ketinggalan, bertambahnya jumlah pelanggan harus diimbangi dengan jumlah kapasitas contact center, artinya secara harus ada pemambahan agen call center. Sebagai contoh, Telkomsel dengan 40 juta pelanggan, kini memiliki tak kurang dari 4000 tenaga call center. Nah, bagaimana dengan operator baru?

”Operator baru pada umumnya masih menggelar konsep contact center secara konvesional, tapi sudah ada satu operator selular di Indonesia yang mengadopsi virtual contact center (VCC),” ujar Hunady Budihartono, Channel Account Manager PT. Nortel Networks Indonesia. Meski tak mau menyebut nama operator yang dimaksud, Hunady menjelaskan bahwa VCC sudah banyak diterapkan di operator luar negeri, seperti di Amerika Utara. Dengan konsep VCC, operator bisa menggelar operasi contact center tanpa batasan ruang atau bangunan khusus. Pada umumnya operator menyediakan sebuah ruang khusus yang ’steril’ untuk divisi contact center.

Nah, konsep VCC menawarkan keleluasan bagi operator, utamanya dalam memangkas biaya pembangunan hardware. Para agen call center bisa bekerja dari mana saja, cukup membawa laptop yang terhubung ke jaringan internet, semua sudah bisa berjalan. Agen call center tak perlu wajib hadir di kantor operator. Meski terbilang menarik, konsep VCC ternyata punya banyak tantangan, terutama untuk digelar di Indonesia. Hunady menjelaskan, VCC membutuhkan infrastruktur jaringan internet yang cepat dan stabil.

Ukuran performa contact center tentu juga berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia. Agen dengan VCC harus berkualifikasi moral tinggi, sebab Ia beroperasi di ruang bebas. Namun untuk menjaga kualitas, setiap agen VCC tetap mendapat pengawasan langsung oleh supervisor. Selain Nortel, Oracle dan Avaya juga menyediakan konsep serupa.

Manfaat Hadirnya Virtual Contact Center

1. Tambahan Waktu Pelayanan
Contact center operator selular beroperasi 24 jam penuh, dengan VCC akan memudahkan untuk mengatur pola pekerjaan dalam zona waktu kerja. Semisal operator yang melayani zona area luas dengan perbedaan waktu.

2. Produktivitas Meningkat
Bagi sebagian orang merasa jauh lebih nyaman bekerja dari rumah. Diharapkan dengan rasa nyaman produktivitas kerja dapat lebih ditingkatkan.

3. Turnover
Pola kerja di contact center sarat dengan stres dan kejenuhan, hal itu pula yang memicu tingginya turnover. Dengan VCC diharapkan, tingkat stres para agen bisa berkurang. Untuk mengatasi turnover, sebagian operator di Tanah Air mempekerjakan tenaga contact center dengan sistem kontrak.

4. Mengurangi Investasi
Dengan VCC investasi pembangunan fisik bisa dihemat, tapi pembinaan sumber daya manusia tetap menjadi isu yang penting sebagai investasi.

5. Tanpa Batasan Geografis
Dengan basis internet protocol, batasan geografis tidak menjadi masalah dalam konsep ini. Agen contact center dapat bekerja dimana pun, sesuai jadwal kerja.

(Mar08)

28 Agu 2008

Samsung SGH-F330



















Fokus di Musik plus HSDPA


“Kelengkapan format musik dan kemudah navigasi menjadi keunggulan utama ponsel ini. Ditambah lagi peran akses HSDPA yang membuat F330 kian tampil beda”

F series dikenal sebagai identitas kelas ponsel musik dari Samsung Mobile. Kali ini Samsung di Indonesia memperkenalkan generasi terbaru F series, yakni SGH-F330. Sebagai ponsel musik, sudah tentu F330 punya bekal pemutar musik dengan multi format. Layaknya sebuah konsol MP3 player terbaru, F330 juga dibekali sistem kendali navigasi touch sensitive key. Tidak itu saja, pesan F330 sebagai ponsel yang sarat teknologi terbaru ditunjukkan dengan keberadaan akses HSDPA (High Speed Downlink Packet Access).

Meski fokus pada kekuatan fitur musik, F330 tak terlepas dari keberadaan fitur dan fasilitas multimedia lainnya. Untuk imaging, setidaknya bisa diandalkan kamera 2 Mpix. Entertainment audio juga dibekali FM radio yang dipadukan dengan alarm plus fitur RDS (Radio Data System). Soal kenyamanan, tak lupa F330 juga mendukung bluetooth stereo. F330 nantinya ditawarkan dalam warna putih salju yang pas mendukung konsep ponsel anak muda yang dinamis.

Layar
Untuk kelas ponsel multimedia Samsung, kekuatan layar F330 termasuk biasa saja, meski diakui tampilan visualnya masih sangat baik. Dengan resolusi 240x320 pixels dan ukuran layar 2.1 inchi, bisa disebut paparan layar terlihat cukup jelas dipandang. F330 menggunakan user interface serupa dengan ponsel kelas ultra edition. Pengujian : Visual layar dilihat pada olah fitur musik, buka foto dan pemutaran hasil video. Nilai: 2,91. Kekurangan : Tidak ada kelemahan yang signifikan, kecuali layar kurang optimal saat dibawah sinar matahari.

Keypad
Keypad termasuk nyaman digunakan, memakai konsep konbesional. Untuk dua tombol sofkey dan tombol navigasi empat arah mengusung konsep touch sensitive. Untuk akses ke menu pemutar musik, dibawah navi key ditempatkan tombol shortcut. Pengujian : Olah keypad diuji saat mengetik long SMS dan navigasi memutar musik dan radio. Nilai: 3,72. Kekurangan : Dalam pengoperasian yang cepat, dibutuhkan adaptasi untuk penggunaan touch sensitive key.

Desain
Konsep sliding F330 dipadukan dengan balutan warna putih menjadikan ponsel ini cukup fancy. Sliding dibuat dengan pola hentakan halus, dan bisa di set untuk kondisi aktif langsung menjawab incoming call. Pengujian : Pada pemakaian sehari-hari dan olah penggunaan beberapa fasilitas. Nilai: 3,55. Kekurangan : Diperlukan trik khusus untuk membuka back cover, mengingat material cover tergolong cukup licin.

Port
F330 menggunakan port gabungan, yakni menjadi kesatuan untuk fungsi charging, headset audio dan koneksi kabel data. Port dilengkapi penutup dan cukup mudah dalam penggunaan sehari-hari. Pengujian : Berkali-kali digunakan untuk koneksi charging, headset stereo dan kabel data USB. Nilai: 3,94. Kekurangan : Port gabungan memiliki keurangan, saat charging misalnya, tak bisa untuk mendengarkan musik via headset.

Musik
Keberadaan format musik MP3, AAC, AAC+, AAC++, Real, WMA dipandang cukup lengkap untuk etalase sebuah ponsel musik. Fitur musik dibekali menu-menu yang lengkap seperti equalizer, shuffle dan lain-lain. Pemutar musik dan radio bisa berjalan multitasking. Pengujian : Mendengarkan musik via speaker dan headset. Nilai : 3,50. Kekurangan : Performa kualitas musik terbaik hanya bisa di dapat saat mendengarkan lewat headset stereo, seperti bass booster dan 3D sound.

Kamera
Resolusi kamera CMOS 2 Mpix memang tak terkesan super lagi. Tapi menu pada kamera lumayan lengkap dengan ketersedian multishot, efek, white balance, timer, zooming dan frame. Ditambah menu foto editor untuk mengolah hasil foto dan front kamera VGA untuk video call dengan menu serupa. Tak ketinggalan ada menu panorama. Pengujian : Memotret dengan resolusi tertinggi. Nilai : 3,56. Kekuranngan : Tidak dibekali fasilitas night mode, flash lite, ISO dan macro mode.

Video Recording
Fasilitas menu untuk video recording serupa dengan yang ada di kamera. Fasilitas rekam video ini disiapkan untuk mendukung format 3GPP (untuk format video MMS) dan MP4. Pilihan resolusi yakni 320x240 dan 176x144 pixels. Pada rekama video, fungsi rekam suara bisa diaktifkan atau dimatikan. Pengujian : Dengan melakukan rekam video tanpa proses zoom. Nilai : 3,52. Kekurangan : Belum dibekali resolusi VGA dan fasilitas video editor

Messaging
Sesuai standar ponsel multimedia, F330 dibekali mulai dari long SMS (2295 karakter), MMS dan email POP3. Ukutan font size dalam menu ini bisa di set large, medium dan small. Termasuk ada fungsi bold dan italic. Kapasitas inbox SMS mencapai 500 entry, mampu mengirim dalam format grup dan convert ke multimedia.. Masih ada bekal SOS message untuk keadaaan darurat dan SMS tracker. Pengujian : Mengetik dan kirim SMS dalam long karakter. Nilai : 3,56. Kekurangan: Tidak ada kekurangan yang signifikan.

Konektivitas
Bluetooth adalah bekal konektivitas nomer satu, bluetooth berkemampuan lengkap mulai dari printing, push object hingga stereo headset A2DP. Fasilitas koneksi kedua yakni USB kabel data untuk berkirim file dan sinkronisasi ke PC. Pengujian : Berkirim dan menerima file dalam format MP3. Nilai : 4. Kekurangan : Seperti biasa pada ponsel Samsung, sudah meninggalkan keberadaan infrared. Pada versi jual belum dibekali headset bluetooth stereo.

Memori
Memori internal F330 tergolong tak terlalu besar, yakni 24MB. Tapi untuk memori eksternal dengan Micro SD mampu berjalan hingga kapasitas 4GB. Dengan demikian, F330 memberi keleluasaan bagi pemakai ponsel tanpa harus memberatkan kinerja prosesor. Pengujian : Dalam uji coba ditempartkan Micro SD 1GB dengan kapasitas musik 80 persen, pola hotswap dipandang cukup memudahkan. Dan ponsel tetap berjalan prima. Nilai : 3,78. Kekurangan : -

Kinerja
Berdasar variabel penilaian, bisa disimpulkan SGH-F330 adalah ponsel yang secara umum mampu menampilkan kinerja yang baik di setiap fitur yang disajikan. Hanya menjadi catatan, untuk menikmati musik prima diperlukan headset. Dalam versi jualnya dibekali pula female jack 3,5 mm. Fasilitas personal information management (PIM) juga tergolong lengkap.

Samsung SGH-F330 Skor : 3,63

Kinerja Baterai
Data Vendor
Ponsel ini menggunakan jenis baterai Lithium Ion 900 mAh. Waktu siaga yang bisa dicapai yakni 300 jam dan waktu bicara 3 jam 20 menit.

Hasil Pengujian
Dalam uji coba, ponsel di charge full lalu diaktifkan fitur FM radio terus menerus. Daya tahan baterai ponsel bisa bertahan hingga 8 jam lebih.

(Mar08)

23 Agu 2008

“Kena Tilang Setelah Ber GPS ria”









Di jagad fitur GPS (global positiong system), khususnya di ponsel Nokia, baik N series dan E series ada pilihan fitur pemandu navigasi – drive to dan walk to. Dari namanya drive to, sudah barang tentu setting navigasi nya dirancang untuk panduan berkendara mobil. Sedang walk to dirancang untuk setting navigasi berjalan kaki.

Meski pilihan navigasi dibuat sedemikian mudah, ada yang harus diingat. Drive to sesuai ’kodrat’ nya disusun dengan olah navigasi lalu lintas jalan raya yang berlaku. Meski ada rute jalan yang lebih singkat, bila kondisi jalan berlaku satu arah tentu akan diambil rute memutar. Singat kata, drive to adalah alat navigasi yang taat ’aturan’. Sebaliknya walk to yang dirancang untuk pejalan kaki tak memiliki ikatan aturan berlalu lintas. Saat memlih set walk to, Anda akan dipandu melalui rute jalan terdekat, meski jalan itu ’dilarang’ untuk mobil sekalipun. Dominikus Susanto, Product Marketing Manager Nokia Indonesia menyebut walk to sangat ideal untuk navigasi para turis di wilayah perkotaan yang gemar berwisata jalan kaki.

Ada kisah lucu seputar setting GPS, suatu hari kawan saya mencoba rute navigasi GPS di mobil, tepatnya di wilayah Menteng – Jakarta. Kawan mencoba GPS di Nokia 6220 Navigator dengan memutari beberapa jalan berdasar panduan navigasi di layar ponsel. Tapi tak lama berselang saya dengar kabar Ia tertangkap (kena tilang) Polisi di persimpangan Jalan Cik Di Tiro. Usut punya usut ternyata kawan saya yang apes ini salah men set pilihan navigasi, yang di set adalah walk to, sedang Ia bernavigasi di mobil. Salah pilih set navigasi bisa berakibat fatal, sebab pilihan walk to tak peduli pada aturan marka lalu lintas. Jalan yang seharusnya terlarang dilalui, dengan walk to malah disarankan untuk dilintasi. GPS memang canggih bin mujarab, tapi jangan lupa sebelum menggunakan pelajari dulu fiturnya. Selamat bernavigasi.

22 Agu 2008

Samsung Akhirnya Menyalib Nokia?




















Judulnya bisa jadi agak provokatif, tapi yang dimaksud tentu bukan Samsung menyalib penjualan ponsel Nokia. Sampai saat ini Nokia masih teuteup kekeh jadi jawara vendor nomer satu di dunia. Yang saya maksud menyalib adalah tentang spesifikasi produk.

Selama ini generasi smartphone dengan sistem operasi Symbian seri60 selalu dikuasasi oleh Nokia, yang terbagi dalam dua kelas - N series dan E series. Vendor pengguna Symbian seri60 dipasaran juga bukan Nokia saja, tercatat Siemens (almarhum), LG, Panasonic (almarhum) dan Samsung mobile punya kisah dan sejarah menghadirkan produk di symbian seri60.

Untuk urusan kecanggihan fitur dan fasilitas, kita rasa tipe Nokia N82/N95 dan N96 sudah mumpuni, seabrek fitur ada disana. Tapi nyatanya ada sensasi baru yang diperkenalkan Samsung Mobile, dalam analisa spek diatas kertas mampu mengungguli jawara ponsel Nokia N series terbaru sekalipun. Produk yang dimaksud tak lain adalah Samsung i8510 Innov8.

Mengapa bisa disebut lebih unggul dr N series Nokia? Jawabannya terletak pada adopsi kamera 8 megapixels ( 3264x2448 pixels) dan DivX player. Versi software sistem operasinya pun memakai yang terbaru - Symbian OS v9.3, Series 60 rel. 3.2. Untuk multimedia pun sudah setali tiga uang dengan N series, ada headset 3,5 mm, FM radio RDS, smart reader, memori internal 16GB, rekam video VGA 30 fps (frame per second), bahkan saat dengan QVGA bisa hingga 120 fps. Mau bicara soal GPS, di i8510 juga ada A-GPS, akses WiFi b/g dan HSDPA 7,2 Mbps. Detil spesifkasi yang lengkap, silahkan cari di search google.

Diluar Nokia, Samsung adalah vendor yang cukup lama menghadirkan seri60 Symbian, produk terdahulu ditandai dengan kode SGH-Dxxx. Selain Samsung, vendor LG juga mulai serius dengan seri60 symbian, seperti dibuktikan baru-baru ini meluncurkan seri LG KT610 di Jakarta. Walau sayang berdesain Communicator, lengkap pula dengan A-GPS tapi minus WiFi.

Menurut rencana, SGH-i8510 Innov8 akan resmi dilurkan ke pasar Global pada akhir Agustus ini, Vietnam dipilih sebagai lokasi kelahiran smartphone canggih ini. Untuk fans Samsung, harap sabar, ponsel ini juga bakal masuk Indonesia sekitar bulan September mendatang.