3 Apr 2009

Cegah Dingin dengan iPhone Gloves











Boleh jadi, perangkat yang akan segera terbit di pasaran ini kurang cocok untuk pengguna iPhone di Indonesia. Maklum, negeri ini memang tak pernah merasakan musim dingin. Sarung tangan khusus untuk pengguna iPhone yang baru saja dipatenkan oleh Apple ini akan membuat nyaman para pengguna ponsel keluaran Apple tersebut ketika sedang mengontrol iPhone di tengah gerimis salju. Hawa dingin dijamin terhalang saat tangan memencet tombol-tombol ponsel.

Sarung tangan ini dirancang sedemikian rupa sehingga tak lengket saat mengelola layar sentuh ponsel. Lapisan dalam iPhone Gloves mampu menstimulasi feedback elektrik yang dihasilkan jemari manusia ketika bersentuhan dengan perangkat. Alhasil, perangkat tetap mudah dikelola meski sarung tangan anticiprat air (waterproof) ini agak tebal. Penemu aksesoris unik ini adalah Steven Hotelling dan Ashwin Sunder,dimana patennya telah diajukan sejak tanggal 28 Juni 2007, sehari sebelum iPhone resmi diluncurkan.

(Feb09)

30 Mar 2009

GPS Action















Alarm LBS Berbasis GPS

Dengan kombinasi teknologi GPS dan cell base, GPS action menawarkan solusi alarm LBS (location based service) dengan lebih akurat dan menu atraktif

Software dengan fungsi alarm sudah banyak ditawarkan oleh developer, tapi fungsi alarm yang dikombinasikan dengan peran LBS dari teknologi GPS (global positioning system) masih terbilang jarang ditemui. Beberapa tahun lalu, platform Symbian memiliki MiniGPS sebagai software LBS yang lumayan populer, tapi MiniGPS masih terbatas melayani dalam basis teknologi identifikasi cell base/BTS (base tranceiver station) operator. Tentu akurasi lewat cell base memiliki banyak keterbatasan. Untuk menjawab keterbatasan dalam hal akurasi, developer SymbianGuru memperkenalkan GPS action versi 1.0.

GPS action adalah software LBS yang cara kerjanya cukup sederhana. Bekal pilihan menu pun dibuat cukup ringkas. Prinsip kerja GPS action bisa dibilang serupa dengan MiniGPS, tapi peran modul GPS disini benar-benar difungsikan selain kombinasi dengan peran cell base. Software ini dapat bekerja terus menerus dengan pola multitasking. Sebagai catatan, mengaktifkan GPS action secara terus menerus lumayan cepat menguras energi baterai. Berikut tahap penggunaan GPS action di ponsel Nokia E71.

1.
Menu utama GPS action terdiri dari empat elemen, yakni active, alarm, actions dan landmarks.







2.
Untuk memulai masuk ke opsi settings, disini terdapat pilihan aktivasi untuk GPS positioning, cell positioning, autostart, working days dan volume alarm sound.






3.
Pada working days, Anda bisa men setting penggunaan alarm untuk setiap hari, atau pada beberapa hari yang dicentang saja.







4.
Selanjutnya masuk ke menu landmarks, buat new landmarks untuk identifikasi lokasi baru. Bisa di input lewat use current location, input GPS coordinate dan load dari landmarks yang sudah ada aplikasi GPS Nokia.





5.
Sebagai ilustrasi menggunakan use current loacation, disini akan tersaji info laltitude, longitude, tingkat akurasi dan info cell base info.






6.
Setiap hasil input lokasi bisa Anda beri nama sesuai selera, dan masuk dalam list menu landmarks.







7.
Untuk aktivasi alarm bisa di setting berdasar pada detail per lokasi, pilihan menu mencakup minimal playtime alarm, condition, frekuensi alarm, start/end time dan pilihan jenis nada dering.






8.
Ilustrasi GPS action saat fungsi alarm LBS aktif, menunjukkan lokasi yang telah di setting beserta teks note yang sudah disiapkan sebelumnya.







Sumber : www.symbianguru.com
Besar File : 456 Kb SIS
Harga : US$ 9,99 / Gratis coba 10 hari
Ponsel Pendukung : Ponsel Symbian 3rd edition dengan built in GPS

24 Mar 2009

SMS Zipper















Tarif Satu SMS Untuk 480 Karakter


SMS Zipper bisa disebut software pembawa berkah. Tidak perlu koneksi GPRS, Anda bisa kirim SMS sepanjang 480 karakter, cukup bayar dengan tarif satu SMS. ”Write 3 Pay 1”


Fitur canggih di ponsel boleh saja terus bermunculan, tapi ada satu fitur dasar yang tetap jadi primadona dimana pun, yakni SMS (short message service). Saking populernya, SMS banyak disebut mampu mempengaruhi budaya berkomunikasi antar manusia di era modern. Dengan tarif SMS yang kian murah, trafik penggunaan SMS per pelanggan juga turut meningkat tajam. Tapi di era ekonomi yang serba irit, banyak terobosan yang harus dilakukan untuk lebih efesien dalam menyiasati tarif SMS. Wujudnya dengan menggunakan SMS Zipper, sebuah software hasil kreasi developer asal Jerman, Acticom GmbH.

SMS Zipper rasanya layak disebut software mujarab, pasalnya software ini mampu mengirimkan 480 karakter teks atau setara 3 SMS secara langsung dengan tarif hanya satu kali kirim SMS. Hal ini bisa dilakukan berkat sistem kompresi file teks saat proses pengetikan. Hebatnya lagi, SMS bisa dikirim ke nomer dan ponsel manapun tanpa syarat. Sebelumnya software sejenis mengharuskan penerima men-download software yang serupa di ponselnya. Kecanggihan software ini bisa jadi peluang bagi banyak orang untuk ’menikmati’ tarif long SMS yang jauh lebih murah, ibarat istilah pemasaran ”write 3 pay 1”. Apalagi SMS Zipper mengadopsi basis Java, artinya bisa di download di banyak tipe ponsel. Tidak itu saja, SMS Zipper pun gratis untuk Anda download.

1.
Tampilan menu utama SMS Zipper terdiri dari New SMS, Special SMS, Inbox, Draft, Outbox, Sent SMS, Trash, Recommended Zipper, Setting dan Help.






2.
Pertama masuk ke menu setting, Anda bisa setting untuk auto save, pilihan bahasa dan hide sender number.







3.
Untuk memulai layanan utama, masuk ke menu New SMS. Anda cukup ketik teks seperti biasa. Pada sisi atas layar terdapat panel angka penunjuk sisa karakter yang tersedia.






4.
Jangan lupa untuk klik options > compression on/off > pilih zipped SMS lalu Ok. Otomatis Anda siap menikmati SMS Zipper.







5.
Selama proses pengetikan, pada layar akan muncul flash info “SMS size reached”. Info teks yang telah dikompresi juga bisa Anda ketahui dengan jelas.






6.
Anda bisa mengatur SMS lifetime. Tersedia mulai dari pilihan satu menit hingga enam jam.







7.
Ilustrasi teks SMS yang berhasil dikirim lewat SMS Zipper ke ponsel Windows Mobile. SMS Zipper bisa dikirim ke ponsel lintas sistem operasi.









8.
Ada menu lanjutan, seperti selfdestruction SMS, yakni teks akan terkirim dalam kode acak. Lainnya ada encrypted SMS, tapi hanya bisa digunakan dalam versi berbayar.







Sumber : http://www.smszipper.com/en/
Besar File : 432 Kb Jar
Harga : Gratis untuk layanan dasar
Ponsel Pendukung : Ponsel dengan dukungan Java

(Feb09)

23 Mar 2009

Teknologi Kendali Sensor Multi Platform














Tak puas hanya menghadirkan smartphone canggih, Nokia kini juga menghadirkan teknologi Home Control Center yang mampu mengadopsi platform Z-Wave dan ZigBee secara terintegrasi


Untuk tetap eksis dalam persaingan, setiap vendor mutlak bekerja keras menghadirkan banyak inovasi di seputar layanan nilai tambah. Misalnya tuntutan beragam aplikasi di seputar mobile internet yang mengharuskan vendor ponsel untuk menggandeng pihak ketiga dalam menggelar solusi yang memang teknologinya dikuasai oleh vendor lain. Salah satunya yakni Nokia Home Control Center yang baru diluncurkan Nokia dalam ajang Nokia World 08 di Barcelona, Spanyol bulan Desember 2008 lalu.

Nokia Home Control Center (HCC) adalah sebuah solusi integrasi untuk kendali dan monitoring berbagai perangkat lewat sensor wireless di dalam lingkungan rumah (smart home solution). Dalam hal terapan teknologi beberapa vendor non ponsel sudah menghadirkan solusi sejenis. Untuk menggelar HCC, Nokia tidak berjalan sendiri, vendor ponsel asal Finlandia ini turut menggandeng Zensys Inc., developer wireless sensor dari Denmark. Teknologi yang diterapkan oleh Zensys untuk solusi Nokia HCC yakni Z-Wave.

Z-Wave adalah standar teknologi komunikasi yang khusus disiapkan bagi aplikasi home remote control. Z-Wave menggunakan frekuensi radio rendah dan sistem Z-Wave ditanamkan dalam perangkat set-up box Nokia HCC, sistem lampu penerangan, akses kendali pintu, sistem perangkat hiburan dan berbagai macam peralatan yang ada di dalam rumah. Teknologi Z-Wave pun punya standar konsorsium internasional dalam Z-Wave Alliance, gunanya untuk mewadahi komunikasi antar manufaktur dan menjamin interoperability antar perangkat.

Lalu apa keistimewaan Nokia HCC dan Z-Wave? “Teknologi Nokia HCC bisa diibaratkan sebuah kamus yang bisa mengalih bahasa antar beberapa program sistem control yang berbeda ke dalam unified user interface,” ujar Teppo Paavola, Vice President Head of Corporate Business Development Nokia. Walau Nokia HCC dijual paket dengan Z-Wave, perangkat Nokia HCC juga mampu mengintegrasikan bahasa program dari sistem Zigbee. Baik Zigbee dan Z-Wave merupakan dua sistem solusi wireless sensor yang sedang berkompetisi di pasar saat ini. Sebelum hadirnya Nokia HCC, antar dua platform hanya bisa beroperasi secara terpisah.




Dalam release disebutkan proses kerja Nokia HCC dirancang untuk mudah digunakan dalam pola plug and play. Tidak diperlukan kabel tambahan apapun dalam rumah. Semua perangkat dalam rumah memiliki sensor yang terintegrasi ke dalam set-up box. Contoh yang tersedia dalam perangkat Z-Wave yakni sensor pada kulkas, mesin cuci, penghangat/pendingin ruangan, sensor suhu ruangan, sensor lampu, sensor keamanan dan pengaturan penggunaan arus listrik. Semuanya bisa dikendalikan dari sebuah remote control. Saat ini telah terdapat 300 perangkat alat rumah yang kompatibel dengan Z-Wave. Baik Z-Wave dan ZigBee tidak membutuhkan akses data berkecepatan tinggi seperti halnya bluetooth. Sehingga HCC tak membutuhkan banyak konsumsi energi.

Tentu Nokia tak meninggalkan peran ponsel dalam HCC. Lewat set-up box yang dilengkapi akses WiFi dan GPRS dimungkinkan konektivitas kendali antara ponsel dan set-up box. Untuk ponsel sendiri cukup di install aplikasi pendukung, dan jadilah ponsel sebuah remote control. Menurut rencana, Nokia HCC baru akan dijual secara komersial pada akhir tahun ini.


Spesifikasi set-up box Nokia HCC
Prosesor : 533MHz CPU
Memori : 256MB RAM
Flash Memori : 6GB internal storage
Memori Eksternal : SD card reader with SDHC support
Jaringan : 5 x gigabit Ethernet (4 x LAN; 1 x WAN) dan GSM/GPRS
WLAN : 802.11n WiFi (two antennas); Z-Wave
USB : 4 x USB 2.0 host
Berat : 500 gram
Dimensi : 13.8 x 5.8 x 1.4 inches (350 x 150 x 35mm)
Sistem Operasi : Linux 2.6

Spesifikasi Z-Wave
Standard : proprietary
Data rate : 40 Kbps
Frekuensi : 900 MHz area
Interoperability : yes (within alliance)
Produk yang kompatibel tersedia di pasar : +300
Developer : Zensys
Industry Association : Z-Wave Alliance
Vendor member : Intel, Logitech, Cisco, Intermatic
Jangkauan : 30 meters point-to-point, unlimited dengan mesh networking

Spesifikasi ZigBee
Standard : berbasis IEEE 802.15.4
Data rate : 250 kbps
Frekuensi : 900 MHz regional bands dan global dalam 868 MHz/ 915 MHz/ 2.4 GHz
Proven interoperability : yes (within IEEE 802.15.4 standard)
Produk yang kompatibel di pasar : ?
Developer : Freescale, TI
Industry Association : ZigBee Alliance
Vendor member : Ember, Freescale, Honeywell, Philips, Samsung, TI – 70+ members
Jangkauan : 10 meters to 75 meters point-to-point, 30 meters indoors, unlimited with mesh networking

(Feb09)