31 Des 2008

Awas! Bahaya Fitnah via SMS


















Bukan karena hal gaib, bila tiba-tiba ponsel Anda mengirim SMS berteks tanpa dikehendaki, mungkin saja Anda telah menjadi korban Magic Blue Hack.


Interaksi sosial antar pribadi kerap berdampak pada munculnya beberapa kasus kejahatan, contohnya seperti fitnah. Pernahkah suatu waktu Anda disangka telah mengirim SMS ke seorang kerabat? Padahal Anda sejujurnya tak pernah berkirim SMS apapun, dilihat di folder sent message dan log pun tak ada transaksi SMS keluar dari ponsel Anda. Tapi faktanya, kerabat Anda telah menerima SMS dari nomer ponsel yang Anda gunakan. Tak terlalu masalah bila isi SMS berupa gurauan, tapi apa jadinya jika isi SMS bernada keras, bahkan ancaman. Ujung-ujungnya Anda menghadapi kasus fitnah via SMS.

Penyebab kasus diatas tentu bukan karena hal gaib. Yang menjadi ”biang keladi” tak lain adalah software Magic Blue Hack. Software ini memang punya kemampuan magic, diantaranya bisa mengirim SMS lewat media ponsel korban tanpa diketahui jejaknya dari log data. Semuanya berjalan secara tersembunyi, selain bisa menyebabkan fitnah, tentu pulsa si korban bisa terkuras. Masih ada beberapa kemampuan ’iseng’ dari ponsel ini yang lumayan mengerikan. Setidaknya lewat artikel ini Anda bisa lebih meningkatkan kewaspadaan.

1.
Tampilan awal software ini cukup singkat, tak banyak pernak pernik ikon. Klik options untuk memulai.










2.
Muncul info connect dan about, klik connect. Bluetooth harus dalam kondisi aktif.










3.
Software akan melakukan proses pencarian ke perangkat lain. Dalam ujicoba, software tak bisa membaca identitas bluetooth dari perangkat Windows Mobile.









4.
Software berhasil membaca identitas bluetooth dari sebuah ponsel Symbian. Setelah proses pencarian komplit, muncul ikon “connecting to service”.









5.
Tahap pertama memang dibutuhkan kode pairing, tapi untuk momen selanjutnya tak lagi dibutuhkan proses pairing. Hati-hatilah bila menyimpan ponsel.









6.
Kemampuan software ini mencakup melakukan panggilan, mengirim SMS, membaca phonebook, menjawab panggilan dan memutuskan suatu pembicaraan.









7.
Ilustrasi berkirim SMS fitnah, dalam ujicoba software ini hanya bisa menjalankan fungsi menjawab panggilan, kirim SMS dan membaca phonebook korban.









8.
SMS fitnah yang telah diterima pihak ketiga. Pihak korban (nomer pengirim) sama sekali tak mengetahui ponselnya telah digunakan untuk berkirim SMS.









Sumber : http://www.getjar.com/products/15782/MagicBlueHack
Besar File : 8 KB JAR
Harga : Gratis
Ponsel Pendukung : Ponsel dengan Java/J2ME dan bluetooth

(Sep08)

28 Des 2008

Menggaet Pelanggan Lewat Jalur Komunitas














Jalur komunitas bila digarap serius mampu menciptakan peluang pasar dengan tingkat loyalitas tinggi. Hadirnya BissTel dapat menjadi contoh menarik eksistensi produk komunitas selular.


Setiap operator jelas membutuhkan strategi marketing mujarab untuk bisa eksis di tengah kompetisi yang keras. Selain strategi terjun ke retail, para operator punya jurus lain seperti masuk ke pasar segmen korporat. Tapi belakangan pasar korporat pun dinilai sudah terasa jenuh. Hanya beberapa operator besar yang mampu menembus skala ekonomi di segmen ini. Namun dibalik itu, peluang menciptakan strategi baru masih terbuka lebar, salah satunya dengan memilih strategi komunitas.

Berbicara tentang produk berbasis komunitas, tentu tak bisa terlepas dari ikon BissTel (Bismillah Telekomunikasi) yang hadir sejak 25 Agustus 2007. BissTel yang dimiliki oleh KH (Kyai Haji) Nadjib Sungkar B.A.M.S adalah produk komunitas selular pertama di Indonesia. ”Niat kami mendirikan BissTel yakni untuk membangun silaturahmi dan kerukunan antar anggota Keluarga Besar Bismillah dan seluruh bangsa Indonesia dari semua golongan yang tersebar dipelosok Tanah Air. Yang menjadi pemahaman yakni telekomunikasi adalah kunci silaturahmi antar umat”, ujar KH. Nadjib yang sekaligus pendiri dan Ketua Umum Keluarga Besar (KB) Bismillah.

Yang cukup menarik, meski BissTel berlabel komunitas Islam, diakui KH. Nadjib banyak pengguna BissTel yang berasal dari kelompok komunitas lain diluar Keluarga Bismillah, bahkan dari lintas golongan dan agama pun banyak yang memakai BissTel.. Ulama kharismatik asal Solo – Jawa Tengah ini menyebutkan anggota KB Bismillah sangat antusias dengan hadirnya BissTel. ”Selain kualitas jaringan yang baik, para umat juga merasa senang, sebab semua bisa berkomunikasi langsung kapan saja dengan saya”, ujar Pak Kyai. Ia pun siap menerima silaturahmi via ponsel 23 jam dalam sehari.

BissTel sendiri adalah produk dari PT. Smart Telecom. Namun dalam pemasaran memiliki desain bungkus kartu perdana dan voucher fisik berbeda. Sesuai logo KB Bismillah, kombinasi warna di paket kartu perdana sarat dengan warna hijau. Walau demikian, desain kartu RUIM dan jenis nomernya serupa dengan kartu Smart pada umumnya. ”Mengenai tarif juga tak ada perbedaan dari tarif reguler Smart, begitu pula voucher reguler Smart bisa di reload ke kartu BissTel. Kami juga menilai penting hadirnya layanan tambahan, di BissTel saat ini telah tersedia info SMS doa yang di bulan Ramadhan akan diberikan gratis”, ujar KH. Nadjib.

Mengapa memilih bermitra dengan PT Smart? KH. Nadjib menjelaskan antara KB Bismillah dan Grup Sinar Mas (holding PT. Smart) telah memiliki sejarah panjang, dan lewat kerjasama telah menghasilkan produk BissQua dan BissOil. Grup Sinar Mas sendiri adalah bagian dari KB Bismillah. Saat ditanya seputar jumlah pengguna, Pak Kyai rupanya belum berkenan menjelaskan, ”yang jelas pertumbuhan pengguna BissTel cukup pesat, setiap ada pembangunan antena BTS baru, di wilayah itu BissTel selalu habis terjual. Target kami, Insya Allah, sampai akhir tahun ini adalah 1 juta pelanggan”, kata Pak Kyai yang fasih berlogat Jawa.

Keyakinan KH. Nadjib tentu bukan tanpa alasan, KB Bismillah kini memiliki 8.557.000 umat yang tersebar di seluruh Tanah Air. Jaringan Keluarga Besar ini mencakup 142 pondok pesantren, 378 masjid dan 181 madrasah. Untuk saat ini konsentrasi pengguna BissTel sebagian besar berada di wilayah Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur dan DKI Jakarta. Berikutnya akan merambah ke Sumatera dan Kalimantan.

Meski menjalankan bisnis retail, BissTel tak melupakan sisi amal, dimana setiap penjualan produk BissTel sudah ada zakatnya 2,5 persen yang akan dibagikan ke kaum dhuafa dan anak yatim-piatu. Sistem penjualan produk BissTel juga mengadopsi sistem penjualan berbasis syariah. Selain mengandalkan pola distrubisi di gerai-gerai Smart, BissTel juga telah memiliki beberapa kantor cabang yang ada di beberapa kota besar.

Bicara soal konten, BissTel memang terlihat masih sederhana, tapi dalam roadmap BissTel telah disiapkan untuk mendukung fungsi mobile commerce dan fungsi akademis. ”Operator baru memang cenderung lebih leluasa untuk menciptakan inovasi marketing yang unik, salah satunya berkat ketersediaan kapasitas jaringan yang besar”, ungkap Yofa Pratama sekalu Special Project Account Manager PT. Smart Telecom.

(Sep08)


.

26 Des 2008

Samsung SGH-F400




















Kombinasi Keunggulan Musik Plus HSDPA


”Jalur musik terpadu menjadi ciri khas hadirnya SGH-F400, sistem navigasi musik, kejernihan suara speaker dan pilihan koneksi memberikan pilihan yang menarik bagi penikmat musik”

Beberapa bulan ini serbuan ponsel musik rasanya kian gencar, apalagi banyak merek ponsel lokal asal Cina yang ditawarkan dengan fitur musik terbaru dan dijual dengan harga relatif lebih murah. Menghadapi fenomena ini, vendor besar pun tak tinggal diam. Beberapa vendor besar sudah mulai memperkenalkan ponsel segmen musik dengan target pangsa pemula. Seperti Samsung Mobile yang menghadirkan seri SGH-F400. Ponsel ini adalah seri kedua yang memperkenalkan konsep folder geser dua arah, seri sebelumnya adalah SGH-i450.

Dengan kekuatan di fitur musik, tentu SGH-F400 tak hadir biasa-biasa saja. Kualitas pancaran musik dari speaker terbilang sangat baik berkat teknologi speaker dari Bang & Olufsen. Bukti sebagai ponsel musik sejati juga nampak dengan keberadan 3,5 mm female jack. Tombol navigasi pun bisa diputar 360 derajat (track wheel navigation), layaknya konsol MP3 player. Lain dari itu, akses internet HSDPA juga menjadikan poin keunggulan di kelasnya.

Desain
Desain SGH-F400 mirip dengan SGH-i450. Dengan folder geser dua arah menjadikan SGH-F400 memiliki dua sisi tampilan yang berbeda. Bila folder speaker dibuka, pilihan menu multimedia akan aktif siap untuk diakses. Sebaliknya bila folder keypad dibuka, ponsel kembali aktif untuk pilihan menu reguler. Untuk kemudaha, ada kelengkapan tombol shortcut ke menu kamera dan pemutar musik. Pengujian : Memutar musik dengan folder speaker terbuka, dan olah menu folder dua arah. Nilai : 3. Catatan : -

Keypad dan Tombol Navigasi
Deretan keypad dibuat cukup ergonomis dengan bentangan per tuts 10 mm. Di sudut kanan atas ditempatkan tombol akses untuk active standby menu, dan disisi kiri ada tombol akses video call. Tombol navigasi dibuat dengan konsep putar 360 derajat, tapi tetap bisa memaikan navigasi empat arah. Pengujian : mengendalikan fitur musik dengan track wheel navigation. Nilai : 3,3. Catatan : Untuk pengendalian menu utama terasa masih lebih nyaman menggunakan pilihan navigasi empat arah.



Pemutar Musik
Format musik yang bisa diputar yakni MP3/AAC/eACC dan WMA. Kelengkapan fitur musik mencakup sound effek (normal, pop, rock, jazz, wide, dynamic dan surround). Sebagai ponsel musik, tentu bluetooth stereo menjadi keharusan di ponsel ini. Sebagai tambahan, ada fitur music recognition yang mampu mengenali jenis musik yang sedang diputar. Pengujian : Memutar musik lewat headset USB dan headset 3,5 mm. Nilai : 3,5. Catatan : untuk menggunakan music recognition diperlukan akses internet yang cukup baik.

Radio
Agak ganjil tentunya bila ponsel musik hadir tanpa fitur radio. Fitur radio di SGH-F400 dapat menyimpan channel data 56 stasiun radio. Kelengkapan tambahan lainnya yakni bekal RDS (radio data system) untuk akses informasi radio pilihan secara cepat. Meski memiliki dua sistem input headset, radio hanya aktif menggunakan koneksi headset USB bawaaan dari Samsung. Pengujian : Mendegerkan musik via headset dan speaker. Nilai : 3,5. Catatan : untuk akses masih mengandalkan koneksi headset sebagai antena. Tak ada bekal rekam siaran radio.

Kamera
Kamera nampaknya bukan sesuatu yang terlalu diandalkan, tapi SGH-F400 punya resolusi kamera yang lumayan, yakni 3 Mpix (2048x1536 pixels). Fitur di menu kamera yang tersedia yakni pilihan efek, flash light, white balance, timer, multi shot dan brightness. Untuk rekam video, tersedia pilihan resolusi 320x240 dan 176x144 pixels. Format video bisa dipilih, 3GPP dan MP4. . Pengujian : Memotret gambar dan merekam video dengan resolusi tertinggi. Nilai : 3,3. Catatan : Tak dibekali fitur red eye dan macro mode.

Internet
Secara teori akses internet HSDPA (high speed downlik packet access) di SGH-F400 bisa dikebut hingga speed 3,6 Mbps. Selain itu tentu bekal koneksi yang disiapkan yakni GPRS dan EDGE kelas 10. Untuk akses selacar internet digunakan Net Font browser dan WAP 2.0. Fitur lain yang terkait dengan internet yakni video on demand, akses blogging ke aplikasi ShoZu dan music recognition. Pengujian : membuka menu browser ke situs www.selular.co.id. Nilai : 3,4. Catatan : -

Memori
Mutlak ponsel musik untuk memiliki memori yang besar. Memori internal yang tersedia yakni 24 MB, sedang memori eksternal yang mengusung konsep hot swap bisa mengakomodir kapasitas micro SD hinga 8 GB. Pengujian : Melakukan input memori micro SD dengan kapasitas 2 GB yang berisi file lagu 70 persen. Nilai : 3,3. Catatan : memori internal 24 MB tergolong kecil untuk ukuran ponsel ini, hampir semuanya telah terpakai untuk beberapa aplikasi yang embedded. Untuk menikmati download musik memang harus mengandalkan memori eksternal.

Kinerja
Menikmati musik di SGH-F400 bisa dibilang cukup menyenangkan. Semua fitur terkait musik dapat bekerja apik, apalagi pancaran suara speaker tampak jernih dan keras berkat teknologi ICE power Bang & Olufsen. Panduan navigasi musik pun terasa sempurna dengan scrool wheel navigation. Cuma sedikit yang jadi perhatian, memori internalnya hanya disediakan terbatas.

Samsung SGH-F400
Skor Akhir : 3,3

Kinerja Baterai
Data Vendor
Waktu Siaga hingga 620 jam
Waktu bicara hingga 4,5 jam

Hasil Pengujian
Ponsel ini bekerja menggunakan baterai lithium Ion 960 mAh. Dari hasil pengujian, performa baterai cukup mendukung untuk fungsi memutar musik. Indikator baterai hanya berkurang satu bar saat memainkan MP3 selama satu jam.

Spesifikasi
DESAIN Slide Bar
DIMENSI 103.2 x 48.2 x 16.9 mm
BERAT 105 gram
RINGTONE MP3/Polifonik
PROSESOR --
Sistem Operasi Proprietary
Jaringan GSM Triple band/3G/HSDPA

Layar
Kedalaman warna LCD TFT 262 ribu warna
Ukuran 2,2 inchi
Resolusi 240 x 320 pixels

Memori
Internal 24 MB
Eksternal Micro SD (paket 1GB) sampai 8GB
Hotswap ada
Phonebook dinamis
Call record ada

Baterai
Tipe Lithium
Kapasitas (mAh) 960
Standby time (jam) 620 jam
Talk time (jam) 4,5 jam

(Okt08)

24 Des 2008

Tips Memilih Ponsel Bisnis











Ponsel dengan kategori bisnis selalu punya kelas tersendiri. Vendor ponsel pun seolah tak ada habisnya membajiri pasar di kelas ponsel ini, mulai dari segmen PDA phone dan smartphone. Diantara banyaknya pilihan, tak sedikit dari kita yang kebingungan untuk memilih jenis ponsel bisnis idaman. Sebagai bahan pertimbangan, berikut tip untuk memilih ponsel bisnis yang sesuai kebutuhan.

1. Pahami Tabiat Berponsel
Ponsel bisnis umumnya berada di kelas high end, dimana fitur yang dijejalkan cenderung agak rumit dari jenis ponsel pada umumnya. Ukur seberapa dalam kadar keingintahuan Anda pada fitur-fitur baru. Hal ini menentukan pilihan pada jenis ponsel yang Anda pilih. Intinya semakin canggih ponsel, Anda pun harus siap belajar banyak untuk memahaminya.

2. Seberapa Jauh Kebutuhan Anda
Kebutuhan tiap pengguna tentu berlainan, mengenali kebutuhan bisa berguna untuk menghindari membeli fitur yang ”mubazir”. Semisal Anda yang chatting freak, mungkin tak terlalu perlu membeli ponsel yang berkamera resolusi tinggi.

3. Karakter Sistem Operasi
Setiap ponsel bisnis menggunakan sistem operasi khusus, antara lain Symbian seri60, Symbian UIQ, Blackberry, Windows mobile Pocket PC dan Windows smartphone. Kenali karakter fitur bisnis berdasarkan sistem operasinya. Andapun bisa terhindar dari risiko "salah" beli.

4. Antara Touch dan Non Touch Screen
Fasilitas layar sentuh sejak lama identik dengan konsep ponsel pebisnis, meski toh semua bergantung pada selera. Bila Anda ragu, dipasaran tersedia tipe hybrid, artinya touch screen yang juga dibekali keyboard QWERTY manual. Anda bisa bebas mencoba dua sistem input teks. Pada dasarnya setiap ponsel bisnis menitikberatkan pada fungsi messaging dan aplikasi office.

5. Document Viewer atau Document Editable
Walau telah dibekali aplikasi office, ada segmen produk yang hanya bisa melakukan document viewer, seperti pada kelas Windows smartphone. Untuk membuat dan mengedit dokumen bisa dilakukan di kelas Windows Mobile PPC dan Nokia E series. Untuk Nokia mengadopsi software Quickoffice yang bisa di upgrade sesuai kebutuhan.

6. Lambang Status
Sah-sah saja bila peran ponsel bisnis telah menjadi bagian dari lambang status sosial. Tapi dari harga beli yang cukup mahal, tak sedikit penggunanya yang ”gaptek” fitur. Contohnya banyak dari pemakai Nokia E90 Communicator yang hanya bisa ber SMS ria dan telpon. Apakah Anda termasuk diantara golongan ini?

7. Ikut Paket Bundling
Beberapa ponsel bisnis ditawarkan dengan cara bundling oleh operator. Ini bisa jadi pilihan menarik, sebab banyak fitur andalan yang harus terkoneksi dengan jaringan internet operator. Lewat bundling Anda bisa mendapat kemudahan kualitas layanan dan tentu paket tarif yang menarik.

8. Dukungan Asesoris
Untuk menunjang urusan bisnis, asesoris bisa jadi sangat diperlukan. Sebelum memilih ponsel bisnis, coba cari tahu tentang ketersediaan asesorisnya. Tak sedikit distributor yang hanya mengimpor produk tanpa asesoris. Asesoris yang bisa cukup berguna yakni car charger, wireless keyboard hingga kabel TV out.

9. Kapasitas Baterai
Pilihlah ponsel bisnis dengan kapasitas baterai besar. Performa untuk urusan penting bisa lebih aman dengan kekuatan baterai yang prima.

(Sep08)